Mengapa seketul roti ini disebut “roti”, dan satu cawan sari anggur ini tidak disebut sari anggur, melainkan disebut “cawan”? Tahukah kita apakah roti itu? Ketahuilah, begitu kita melihat roti, kita segera teringat pada kehidupan (hayat). Dalam Alkitab, setiap kali menyinggung tentang roti, selalu berkaitan dengan kehidupan. “Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup (hayat) kepada dunia”, “Yesus berkata, Akulah roti hidup” (Yohanes 6:33,35). Roti hidup berguna supaya kita mendapatkan hidup. Kita semua tahu, roti di sini mengacu kepada Tuhan Yesus kita; Dia adalah Tuhan kehidupan, Dia turun dari sorga dengan maksud memberikan hidup kepada dunia. Dia adalah sebutir biji gandum, melewati kematian, dan kemudian membagikan kehidupan-Nya kepada kita.
Yang kita lihat di sini bukanlah sebutir biji gandum, melainkan satu ketul roti. Ini memberitahu kita, bahwa Tuhan Yesus telah mati, kehidupan-Nya telah dibebaskan, Dia telah bangkit, Dia sudah membagi-bagikan kehidupan-Nya kepada kita; Dia tidak lagi sebagai satu biji gandum, melainkan telah berbaur menjadi satu roti dengan kita. Kehidupan-Nya adalah kehidupan kita, sebab itu kita bisa bersekutu dengan Dia. Jika di sini ada orang yang belum memiliki kehidupan Tuhan Yesus, ia tidak memenuhi syarat untuk menjamah roti ini. Jika orang yang tidak memiliki kehidupan Tuhan Yesus menjamah roti ini, itu tidak ada faedahnya.
Jadi, saudara saudari, jika kita datang dan menjamah roti ini, PERTAMA, kita harus memiliki hayat Kristus, bisa bersekutu dengan Kristus. KEDUA, kita harus tidak bermasalah dengan setiap orang yang memiliki hayat Kristus, bisa bersekutu dengan mereka. Inilah yang dinyatakan oleh roti kepada kita. Roti menyatakan tentang hayat, menyatakan tentang persekutuan.
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
- Apakah yang Yesus katakan tentang diri-Nya? (Yoh. 6 : 33 – 35)
- Kebenaran apakah yang Anda dapat melalui ayat ini?
BACAAN ALKITAB SETAHUN: Ayub pasal 13 – 16
“Roti di sini mengacu kepada Tuhan Yesus, Dia turun dari sorga dengan maksud memberikan hidup kepada dunia. “