Karena harta milik Tuhan adalah talenta, maka semakin banyak harta Tuhan yang dipercayakan kepada kita, semakin banyak pula talenta yang kita miliki; semakin banyak pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita, semakin banyak pula talenta yang kita miliki. Mungkin banyak orang beranggapan bahwa talenta adalah semacam karunia rohani atau kemampuan khusus untuk melakukan suatu pekerjaan rohani. Namun sebenarnya harta milik Tuhan yang terutama adalah Injil, kebenaran, kaum beriman, dan gereja. Begitu harta ini dipercayakan kepada kita, maka itulah talenta yang kita miliki.
Talenta bukan hanya kemampuan atau bakat bawaan seseorang dari lahir, melainkan juga Injil, kebenaran, kaum beriman, dan gereja. Jika kita menyingkirkan semua hal-hal itu, maka kita tidak akan mempunyai apa-apa. Jika kita tidak memperhatikan perkara Injil, kebenaran, kaum beriman, dan gereja, maka dapat dipastikan kita tidak akan memiliki talenta apa pun. Injil perlu menjadi milik kita. Kita perlu pergi memberitakan injil dan mempelajari aspek-aspek injil tentang kejatuhan manusia, penebusan Kristus, keselamatan, pembasuhan oleh darah dan lain-lainnya.
Kita juga perlu berdoa agar Tuhan membantu kita untuk mengenal kebenaran dan mengalami kebenaran, Akhirnya, kebenaran-kebenaran ini akan menjadi talenta kita. Kemudian kita akan sanggup membagikannya kepada orang lain. Dengan demikian harta Tuhan menjadi talenta kita. Di samping itu kita perlu memiliki hati bagi kaum beriman dan berbeban bagi mereka, merawat dan menggembalakan kaum beriman yang baru diselamatkan atau mereka yang lemah dan mundur dari penghidupan gereja karena mereka juga adalah harta milik Tuhan yang diberikan kepada kita sebagai suatu talenta.
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
1. Apa yang Tuhan lakukan kepada rasul? Mengapa Tuhan melakukan itu? (1 Tim. 1 : 12)
- Bagaimana dengan Anda? Dapatkah Tuhan mempercayakan sesuatu kepada Anda?
BACAAN ALKITAB SETAHUN: 1 Raja-raja pasal 19 – 22
“Semakin banyak pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita, semakin banyak pula talenta yang kita miliki.”