Dalam Yohanes 11:25 Tuhan Yesus berkata, “Akulah kebangkitan dan hidup.” Dalam kebangkitan Kristus telah menjadi Roh pemberi-hayat (1 Kor. 15:45). Kebangkitan sebenarnya adalah Persona Kristus yang hidup, Persona yang adalah Allah yang berinkarnasi, yang hidup di bumi sebagai seorang manusia, yang mati di atas salib untuk menebus kita, dan yang menjadi Roh pemberi-hayat dalam kebangkitan. Jadi, Kristus adalah kebangkitan, juga Roh itu. Ia telah menjadi Roh itu, dan Roh itu adalah kebangkitan. Sekarang sebagai Roh itu dan kebangkitan, Ia menjadi pengganti kita.
Setelah Kristus menjadi Roh pemberi-hayat dalam kebangkitan, maka Ia dapat masuk ke dalam kita. Namun, kita perlu menerima Dia melalui bertobat, percaya kepada-Nya, dan menyeru nama-Nya. Kita perlu berdoa, “Tuhan Yesus, aku adalah orang berdosa. Tetapi Tuhan, Engkau adalah Penyelamatku. Kini kubuka diriku kepada-Mu dan menerima Engkau.” Bila kita berdoa demikian, maka Persona yang ajaib ini, yakni Persona yang adalah Roh dan kebangkitan ini akan masuk ke dalam kita.
Kristus rela dikubur, masuk ke dalam kematian, kubur, dan Alam Maut. Sewaktu Dia berada di Alam Maut, Dia mempermalukan maut, mengalahkan, dan menaklukkan maut. Dia masuk ke dalam ruang lingkup maut. Akhirnya Kristus menemukan bahwa maut tidak dapat berbuat apa-apa terhadap diri-Nya. Maut tidak memiliki kuasa untuk menahan-Nya, menghalangi-Nya (Kis. 2:24). Ketika tiba waktunya bagi Dia untuk bangkit, Dia mengucapkan selamat tinggal kepada maut dan berjalan meninggalkannya. Demikianlah, Kristus telah mengalahkan maut, menaklukkan maut, dan keluar dari maut. Inilah kebangkitan. Haleluya! Kita memiliki Kristus yang hidup, yang telah menang atas maut! Kristus kita adalah Kristus yang bangkit, Ia hidup di dalam kita dan di antara kita.
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
- Apa yang firman katakan tentang Kristus, Adam yang akhir? (1 Kor. 15 : 45)
- Kebenaran apa yang Anda dapat melalui ayat ini?
BACAAN ALKITAB SETAHUN: Pengkhotbah Pasal 9 – 12
“Haleluya! Kita memiliki Kristus yang hidup, yang telah menang atas maut dan hidup di dalam kita! “